Setiap 21 April kita diingatkan untuk mengenang Raden Adjeng Kartini. Peringatan ini mengacu pada perjuangan-perjuangan R.A. Kartini di masa lalu yang dipercaya membawa dampak transformatif bagi Indonesia saat ini. Ia membuka tabir belenggu budayanya yang sangat patriarkal. Ia juga mengusahakan pendidikan bagi kaum-kaum terpinggirkan. Reaksi Kartini terhadap situasi kehidupan di sekitarnya kala itu diungkapkan lewat menulis surat-surat kepada sahabatnya, Rosa Abendanon. Kompilasi surat-surat Kartini kemudian dijadikan buku yang berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang atau dalam bahasa Belanda Door Duisternis tot Licht. Raden Adjeng Kartini (Sumber: Google Photos) Mengenang Kartini adalah sebuah upaya untuk merefleksikan perjuangannya menciptakan kemanusiaan yang lebih baik. Ia menentang ide superioritas gender tertentu. Secara hakiki, setiap manusia adalah sama di hadapan kemanusiaan. Semangat kesetaraan ini harus menyerap dalam semua aspek baik politik, ekonomi, dan sosial. H...
Merangkum dan Merangkai Yang Terbuang